AGAMA DAN KEDAMAIAN
Agama adalah suatu keyakinan seseorang yang percaya akan adanya Tuhan yang Maha kuasa dan maha Pencipta atas segalanya, seseorang yang beragama dalam kehidupannya percaya akan adanya sehidupan setelah kematian, dan percaya pula akan adanya hari pembalasan dari Tuhan yang Maha esa dan Maha kuasa. keyakinan seseorang akan agama yang dianutnya adalah suatu tujuan untuk mencapai kebahagiaan hidup selama di dunia dan di akhirat nanti.
Apabila kehidupan manusia berdasarkan ajaran agama yang dianutnya dan menjalankannya sesuai dengan tuntunan dan ketentuan agama yang berlaku dalam kehidupannya, maka dalam kehidupannya sehari-hari ucapan dan tindakannya tidaklah terlalu jauh menyimpang dan tidak pula merugikan masyarakat dan lingkungannya, segala sesuatu ucapan dan tindakannya yang menyangkut kehidupan orang banyak diputuskannya dengan cara bermusyawarah
Orang lain yang beragama selain yang dia anut tidaklah terlalu dia persoalkan dan tidak pula terlalu dia pikirkan karena menyangkut keyakinan seseorang akan agamanya tidaklah bisa dengan mudah untuk merubahnya, setiap orang punya prinsip dan pendirian atas keyakinan agamanya masing-masing, ada yang menganut agamanya berdasarkan dari keturunan orangtuanya, ada yang menganut agamanya berdasarkan dari akal dan fikiranya yang dia dapat dan mempelajarinya dari semua kitab-kitab suci dan buku-buku agama, mencari dan menggali ilmu agama yang lebih jauh dan sampai menemukan suatu kebenaran dan ketenangan dalam batinnya.
Demi ketenangan hidup dalam bermasyarakat maka kita harus saling menjaga kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat yaitu saling menjaga etika dan tata kerama dalam beragama yaitu tidak saling mengusik terhadap agama lainnya, tidak saling mencela terhadap agama lainnya dan tidak saling menodai terhadap agama lainnya.
Kunci kesuksesan seseorang adalah terletak pada peduli sosial yang tinggi terhadap sesamanya, terhadap semua agama untuk membantu masyarakat yang dalam kesusahan, orang tersebut akan dikenal luas oleh masyarakat dan akan terpilih menjadi pemimpin arif dan bijaksana.
Banyak masyarakat yang hidupnya dalam garis kemiskinan dan hidup mengemis untuk mendapatkan makan, adakah kita peduli terhadap mereka, padahal mereka mengemis untuk mendapat makan karena mereka miskin akibat dari kita yang tidak peduli dan memperhatikan mereka serta tidak membantu mereka dalam kesusahan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Adakah niat kita untuk bergotong royong membantu TETANGGA KITA yang hidup dalam garis kemiskinan, memberikan segenggam beras atau 1/4 liter beras untuk meringankan beban hidup mereka dari dari kelaparan, padahal makanan di rumah terkadang terbuang karena dimasak lebih.
“ Janganah kita membuang makanan yang lebih, sedangkan tetangga disebelah kita dalam keadaan kelaparan “
Kita adalah satu ikatan bersama dalam mata usaha kehidupan, kita tanamkan rasa persaudaraan dalam lingkungan pergaulan, yang punya kelebihan membantu yang lainnya, keadilan berlaku untuk semuanya, bagi keluarga, bagi masyarakat dan bagi semua bangsa di dunia.
Kemajuan suatu bangsa adalah berasal dari rasa persaudaraan dan rasa peduli sosial kepada bangsa-bangsa lainnya
stretegikampanye.wordpress.com
Tag: KEBERSAMAAN